Zombieland: Double Tap

Zombieland: Double Tap dimulai dengan penyerangan Patung Liberty dari logo Sony Pictures oleh dua zombie. Tapi, perempuan Patung Liberty tidak diam begitu saja, dia menyerang dengan obornya. Penonton tertawa.

Film ini memang sudah lucu sejak awal.

Seperti biasa, film dibuka dengan narasi Columbus (Jesse Eisenberg); laki-laki berambut keriting, kutu buku, yang punya aturan sendiri dalam menghadapi zombie.

Setelah sepuluh tahun, zombie berevolusi, yang dibagi dalam tiga kategori.

Pertama, Zombie yang lambat dan malas. Columbus menyebutnya Homer. Seperti Homer dalam Homer Simpson. Zombie jenis ini tidak perlu perlawanan keras. Kadang, ia malah bisa mati sendiri karena kebodohannya.

Kedua, Zombie Hawking. Zombie cerdas. Bisa berpikir. Sayangnya, Zombie jenis ini hanya muncul sekali.

Ketiga, Zombie Ninja. Zombie yang cepat. Gerakannya tidak terlihat seperti seorang ninja. Sama seperti Zombie Hawking, Zombie Ninja hanya bumbu di pembuka film.

Tapi bukan hanya tiga. Nantinya ada zombie jenis baru. Zombie yang kuat. Butuh dari sekedar double tap untuk membunuhnya. Zombie ini bernama T-800, diambil dari nama Terminator generasi pertama.

Dikisahkan Columbus, Tallahassee (Woody Harrelson), Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Abigail Breslin) menemukan tempat untuk menetap: White House. Hubungan mereka sudah seperti keluarga. Columbus dan Wichita sebagai sepasang kekasih. Sedangkan Tallahassee menganggap Littel Rock sebagai anaknya sendiri. Mereka seharusnya bisa terus bersama, namun Wichita menganggap lamaran untuk menikah yang diajukan Columbus sangat berlebihan. Begitu juga dengan Tallahassee yang memperlakukan Little Rock seperti anak sepuluh tahun membuat keduanya (Wichita dan Little Rock) memutuskan untuk meninggalkan mereka (lagi).

Oke. Sepertinya film ini mengulang film pertamanya. Tapi tidak. Setidaknya Wichita dan Little Rock menulis surat untuk mereka.

Setelah satu bulan berlalu. Columbus dapat cewek baru. Namanya Madison. Mereka bertemu di mal. Madison itu cewek lugu, polos yang selamat berkat sembunyi di ruangan pendingin.

Hingga di suatu malam, Wichita kembali. Sebenarnya dia hanya ingin mengambil senjata untuk mencari Little Rock yang kabur dengan kenalan barunya, seorang hippies bergitar bernama Berkeley (Avan Jogia). Barkeley bukanlah orang yang suka dengan kekerasan. Entah bagaimana dia bisa selamat dari zombie tanpa senjata. Berkeley dan Little Rock memutuskan pergi ke Graceland. Rumah Sang Raja Rock ‘n Roll: Elvis Presley. Tentu saja Columbus dan Tallahasse tidak membiarkan Wichita mencari adiknya sendirian. Madison juga ikut bersama mereka.

Jalan cerita Zombieland: Double Tap sih biasa aja. Tapi saya suka humor-humornya. Salah satunya ketika Tallahassee nyindir Madison dengan berkata:

“Tau nggak kenapa dia (Madison) masih hidup? Itu karena zombie makan otak, dan dia tidak punya otak!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *