Terjemahan … Oh … Terjemahan

  • Ali 
terjemahan

Bagaimana perasaan Anda saat tahu buku yang Anda beli terjemahannya tidak lebih bagus dari terjemahan yang Anda temukan di internet?

Saya tidak akan menyebut judul bukunya. Tapi itu memang ada. Sebuah novel legendaris. Yang saya beli beberapa hari lalu. Bukunya lumayan tebal dan lumayan mahal. Saat membandingkan terjemahan keduanya, antara versi cetak dan internet, perbedaannya cukup mencolok. Membuat saya mempertimbangkan, apakah lanjut baca versi cetak atau baca saja di blognya.

Sebenarnya sudah sering saya mengalaminya, membeli buku dengan terjemahan kurang oke. Yang perlu beberapa waktu buat menangkap maksudnya. Termasuk bolak-balik halaman dan membaca ulang. Dan jarang yang berhasil dibaca tuntas. Buku-buku itu tergeletak begitu saja di lemari.

Sebelumnya saya menyalahkan diri saya yang tidak paham tulisannya. Tapi lama kelamaan saya jadi seperti membodohi diri sendiri. Pasalnya ada banyak buku terjemahan yang enak dibaca dan juga selesai dibaca.

The Remains of The Day (Puing-Puing Kehidupan) karya Kazuo Ishiguro salah satu novel dengan terjemahan bagus. Saya sangat menikmati membacanya. Padahal konon kata penterjemahnya, Mbak Femmy, bahasa yang dipakai Ishiguro itu kaku, khas orang Inggris. Novel itu saya baca berulang kali sampai halaman-halamannya lepas. Saya beli lagi di bukalapak.

Setahu saya hampir semua karya Kazuo Ishiguro sudah diterjemahkan. Tapi The Remains of The Day-lah yang paling bagus terjemahannya (selain ceritanya). Harusnya sih buku itu naik rak lagi.

The Remains of The Day
Interpreter of Maladies

Lalu ada Interpreter of Maladies karya Jumpha Lahiri. Ini buku berisi kumpulan cerita pendek. Peraih Pulitzer. Ada dua belas cerpen yang kesemuanya bagus-bagus. Yang kesemuanya cerita tentang orang India yang tinggal di Amerika. Terjemahannya juga sangat bagus. Saya sampai dua kali beli bukunya.

Kalau dipikir-pikir entah kenapa kebanyakan buku-buku terjemahan bagus itu adalah buku-buku lama. Termasuk novel-novel Agatha Christie itu.

Tinggalkan Balasan