Tentang Oscar 2020

  • Ali 

Saya nonton hampir semua nominasi oscar untuk film terbaik (best picture) dan sudah memprediksi Parasite bakalan jadi pemenangnya. Cuma tebakan biasa sih, tapi saya tahu yang ditebak itu film luar biasa. Dua tebakan saya juga tepat. Aktor terbaik Joaquin Phoenix. Aktris pemeran pembantu terbaik Laura Dern. Saya memang suka Laura Dern sejak Jurassic Park. Saya meleset menebak artis terbaik. Jagoan saya Scarlett Johansson. Tapi yang menang Renée Zellweger, pemeran Judy Garland di film Judy.

Parasite. Saya memang tidak terlalu sering nonton film Korea. Walaupun pernah sempat sering di tahun 2013. Biasanya yang putar film Korea itu bioskop CGV. Juga film Jepang. Saya nonton Parasite di CGV Bekasi Cyber Park. Yang sudah tayang beberapa hari tapi masih penuh.

Jojo Rabbit. Satu-satunya film nominasi Best Picture yang belum saya tonton.

Marriage Story dan Irishman. Keluaran Netflix itu dan tidak tayang di bioskop Indonesia. Saya nonton dua-duanya. Tahu sendirilah saya nontonnya di mana. Oh iya. Juga Once Upon a Time … in Hollywood, yang kelewatan nonton di bioskop.

Ford Vs. Ferrari. Sebenarnya saya sih pengennya film itu yang menang. Kisah tentang Ken Miles dan Carroll Shelby yang mengangkat Ford ke arena balapan Le Mans. Yang seperti biasa akting Christian Bale memukau. Dengan logat Irlandia-nya. Lagi-lagi dia kurus, setelah gemuk lagi di film Vice. Tapi kali ini kurus dan memukau belum cukup. Pasalnya, Joaquin Phoenix juga kurus. Kurus banget malahan. Christian Bale bahkan tidak masuk nominasi aktor terbaik. Beruntung, Ford Vs. Ferrari pantas dapat Best Achievement in Sound Editing dan Film Editing.

Oscar 2020 sebut juga sebagai duo battle. Setidaknya ada tiga film duo aktor kawakan yang muncul. Pertama, Irishman. Pasangan Robert de Niro dan Al Pacino. Yang pernah main bareng di The God Father II, Heat dan Righteous Kill. Kedua, Once Upon a Time in Hollywood. Pasangan Leonardo di Caprio dan Brad Pitt. Ketiga, Ford Vs. Ferrari. Antara Matt Damon dan Christian Bale.

Dari ketiga pasangan tadi, saya memilih Matt Damon dan Christian Bale. Chemistry-nya lebih kuat.

1917. Saya nonton itu Sabtu malam. Tayang premier di Metropolitan XXI. Tidak terlalu terkesan, kecuali sinematografinya yang bagus. Malah saya pikir lebih bagus Dunkirk. Sama-sama bertema perang, tapi Dunkirk punya alur cerita unik. Dengan beberapa karakter dalam garis waktu yang berbeda dan bersatu di akhir film.

Little Women. Film terakhir yang saya tonton. Sayangnya, adik saya pesan kursi agak di belakang. Mata saya yang minus ini terpaksa harus dimaksimalkan. Dari film ini saya baru tahu kalau Saoirse Ronan lebih cantik dari Emma Watson.

Tinggalkan Balasan