Reunian Ayah

Sabtu lalu Ayah pulang kampung untuk menghadiri pernikahan anak perempuan Mang Uus, kerabatnya. Mang Uus mantan anggota TNI. Saudara jauh. Saking jauhnya, ibu malah tidak kenal. Apalagi saya. Bahkan beberapa saudara Ayah tidak diundang. Anak Mang Uus menikah dengan laki bule. Orang Italia.

Ayah pulang malam Senin, sekitar jam 10, membawa sekardus makanan dan dua kantong plastik lontong sayur. Sambil istirahat, Ayah makan siomay yang dibeli Ibu. Aku dan adik ikut duduk di lantai. Ingin dengar cerita Ayah. Terutama tentang si bule itu. Tapi Ayah lebih ingin cerita pertemuannya dengan teman dan kerabat lamanya.

“Kemarin Ayah ketemu Muin. Temen SMP,” kata Ayah. “Giginya udah nggak ada.” Ayah tertawa kecil. Mungkin Ayah juga merasa beruntung karena giginya masih utuh dan kuat.

Mang Uus sendiri hampir tidak mengenali Ayah. Mang Uus bilang ke Ayah: “Ini siapa ya?”

“Ini Usep.”

“Oh, Usep,” kata Mang Uus lupa-lupa ingat. “Usep udah tua ya,” lanjutnya sambil terkekeh.

Ayah juga ketemu seseorang yang saya lupa namanya. Bertemu lagi setelah puluhan tahun seperti sebuah lompatan jauh. Tahu-tahu sudah sama-sama tua. Ayah menanyakan keadaan teman-teman yang lain. Wajahnya berubah sendu setelah mendengar jawaban temannya itu. Sebagian teman ayah sudah meninggal. Kemudian Ayah terdiam, matanya memandang jauh entah kemana.

Sebenarnya keadaan teman lama Ayah tidak jauh beda dengan di sini. Para tetangga kami. Baik yang usianya lebih tua dari Ayah, sepantaran atau lebih muda. Sebagian sudah meninggal. Bahkan yang usianya lebih muda dari Ayah. Ayah sudah banyak kehilangan. Teman, tetangga, keponakan, kakak, bahkan adik-adiknya. Sementara yang tersisa sama ringkihnya dengan Ayah. Ada yang pakai tongkat. Ada juga yang sudah ompong. Mungkin Ayah rada mendingan. Masih kuat benerin perabotan ini-itu. Ayah sadar hidupnya tidak akan lama lagi.

Tapi tulisan ini bukan tentang Ayah saya. Ini tentang kita. Yang sedang menunggu waktunya.

* * *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *