Napak Tilas

  • Ali 
fly-over-pekayon

Tadi pagi coba napak tilas jalan kaki ke Revo Town. Sudah lama nggak ke sana, sekalian mau lihat-lihat buku di Gudang Buku.

Jarak dari rumah (di Kayuringin) ke Revo Town sekitar 2.5 km. Butuh waktu 20 menit dengan jalan kaki. Saya memang lebih sering jalan kaki ke sana. Selain karena jaraknya nanggung kalau bawa motor, juga sekalian olahraga. Tantangannya kalau jalan kaki itu polusi dan susahnya nyeberang dari Living Plaza ke fly over Pekayon.

Di fly over itu seharusnya ada jalan setapak. Tapi jalan itu sudah tidak terawat. Rumput dan semak-semaknya tinggi, batang-batang pohon menjulur menutupi jalan. sehingga tidak mungkin pejalan kaki lewat sana. Barulah di pertengahan jalan tersedia trotoar. Berbanding terbalik di sisi seberang jalan. Yang sudah ada jalur khusus pejalan kaki.

Lepas dari fly over, saya juga harus hati-hati menyebarang ke Revo Town. Mobil dan Truk yang akan masuk ke jalur tol terkadang suka ngebut.

Sampai di Revo Town jam 9.55. Pintu mal masih ditutup. Beberapa pengunjung masih menunggu. Baru saya duduk sebentar pintu itu sudah dibuka.

Tidak seperti di MM, sebagian besar toko-toko itu masih tutup. Lapak Pizza Hut sudah tergantikan Kopi Kenangan dan Janji Jiwa. Lorong di sebelah kiri tampak lengang dan sepi. Saya berbelok ke kanan, di mana toko-toko kain bahan sudah siap menerima pembeli dengan wajah-wajah Arab terlihat di dalamnya.

Lantai 2 terlihat lebih sepi. Lantai ini diisi lapak furniture, pakaian, dan UMKM. Saya tidak melihat lagi D’Cost di sana. Tapi yang paling menyolok di lantai itu tutupnya Carefour. Dulunya hampir setengah lantai itu diisi Carefour. Di Carefour itu ada lapak Gramedia dengan harga murah. Saya beberapa kali beli buku di sana.

Kemudian saya langsung turun ke lantai dasar. Menuju lapak Gudang Buku.

Saya hapal betul letak Gudang Buku itu. Di bawah tangga turun eskalator, tepat setelah pintu masuk. Sebenarnya saya sudah mengintip lapaknya. Kosong. Namun ketika saya mengira Gudang Buku sudah tutup, saya menemukannya di tempat lain. Dekat lapak Gramedia yang kecil itu.

Penjaganya bilang sudah sekitar setahun pindah. Tapi buku-bukunya masih belum tertata rapih seperti di tempat sebelumnya. Banyak tumpukan buku yang belum dimasukkan ke rak. Mungkin karena tempatnya tidak terlalu besar di bandingkan lapak yang lama.

Saya langsung menuju rak novel di bagian belakang dan meneliti satu per satu judul buku.

Gudang Buku – Revo Town

Saya sudah tahu apa yang saya cari. Novel Goosebumps. Saya pernah beli di tempat itu juga. Tapi entah kemana buku itu sekarang. Selain itu saya juga mencari “siapa tahu nemu buku bagus”. Ya, memang terkadang saya dapat buku bagus begitu saja. Seperti novela Brokeback Mountain. Kali ini saya beruntung dapat dua buku Goosebumps baru. Masih dibungkus plastik. Yang harganya dua puluh ribu.

Revo Town, yang dulu masih Bekasi Square punya kesan tersendiri. Ada kenangan di sana. Waktu itu tahun 2012 ketika saya masih menjadi seorang pemburu wifi.

Seperti MM, Bekasi Square juga menyediakan wifi gratis. Dengan membawa netbook saya nongkrong di bangku depan sebuah distro. Sekedar ngecek toko online. Sekedar menulis cerpen. Sekedar download film.

Tinggalkan Balasan