Film: Sonic The Hedgehog

  • Ali 
poster-film-sonic

Tadinya saya berencana nonton film Sonic: The Hedgehog Selasa siang itu. Jarang-jarang ada film tayang perdana hari Selasa. Biasanya hari Rabu atau Jum’at. Atau sneak preview midnight Sabtu malam. Tapi banjir harus ditunggu. Siapa tahu semakin tinggi. Siapa tahu nanti masuk ke rumah. Saya nunggu komando buat angkat barang.

Kebetulan banget Sonic tayang pas listrik padam.

Saya nonton yang tayang jam 19.15 di Mal Metropolitan XXI. Bareng si Aisha, si adik bungsu, yang lagi bete nungguin listrik nyala. Kami berangkat dari rumah jam 19.00, sampai di bioskop tepat jam 19.15.

Awalnya, saya pesimis Sonic bakalan bagus. Biasanya film yang diangkat dari game sulit sukses di bioskop. Misalnya Assasin’s Creed dan Tomb Raider (2018).

Jauh sebelum filmnya tayang. Tepatnya saat poster Sonic: The Hedgehog untuk pertama kali diperkenalkan. Penggemar game Sonic merasa aneh dengan sosoknya. Mulai dari mata sampai sepatu dapat kritikan. Sonic lebih mirip manusia?

Trailer pertamanya juga dikritik. Terutama masalah gigi-nya Sonic. Yang lagi-lagi mirip manusia. Lebih dari 700 ribu dislikes di YouTube-nya Paramount. Video itu kemudian hilang dari channel Paramount.

Nopember 2019. Paramount merilis trailer baru. Untuk menjawab kritikan itu. Sonic terlihat seperti …. Sonic. Ada juga sedikit bocoran alur ceritanya di trailer. Yang bikin penonton lebih antusias. Lalu kemunculan Jim Carrey sebagai Dr. Robotnik yang mengejutkan.

Walaupun dengan kumis berbeda dan tidak gemuk seperti Dr. Robotnik versi game, akting Jim Carrey menambah positif trailer tersebut.

Yeah. Jim Carrey is Back!

Terbukti. Setelah film dirilis, skor Sonic Rottentomatoes nangkring di atas 60%. Sonic juga mengalahkan Birds of Prey di Box Office.

Rasa-rasanya sulit dibilang kalau film ini nggak bagus. Sonic-nya aja lucu dan cerewet. Ceritanya juga sederhana. Cocok banget buat anak-anak.

Sonic di sini merupakan sosok alien. Tinggal di planet yang seperti dalam game itu. Punya kekuatan bisa berlari supercepat dan tenaga listrik yang luar biasa. Karena kelebihannya itu, Sonic menjadi buruan alien lain.

Beruntung Sonic kecil dilindungi Longclaw, sosok burung hantu yang mengasuhnya. Tapi Longclaw keburu dipanah. Longclaw memberikan ring ajaibnya pada Sonic untuk melarikan diri. Ring itu seperti pintu kemana sajanya Doraemon. Pikirkan tempat yang akan dituju, lempar ring-nya dan portalnya akan terbuka. Sonic pergi ke sebuah tempat di bumi bernama Green Hills.

Green Hills itu kota kecil. Ada banyak Green Hill di Amerika (yang ini tanpa s). Misalnya di Tenesse, Alabama, atau Indiana. Saya belum pernah ke sana, cuma tahu itu dari Wikipedia. Sedangkan tempat Sonic itu di Green Hills-nya Montana (pakai s). Untuk sebuah kota kecil berpenduduk tiga ratus orang, daerah itu sangat luas dan bergunung-gunung. Penamaan kota Green Hills juga bukan tanpa sengaja. Daerah asal Sonic di game-nya itu juga bernama Green Hill (tanpa s). Tepatnya Green Hill Zone. Di Level 1 game.

Di Green Hill itu ada seorang sherif. Namanya Tom Wachowski. Yang jabatan sherifnya temurun dari ayah dan kakeknya. Di kehidupan Green Hill yang membosankan, tugasnya sebagai sherif juga membosankan. Tom menginginkan tantangan. Ia ingin menangkap penjahat. Berada dalam situasi hidup atau mati. Beruntung, istrinya mendukung pindah ke California. Untuk jadi polisi sungguhan.

Tidak jauh beda dengan kehidupan Tom, kehidupan Sonic juga membosankan. Hari itu, sepuluh tahun sejak Sonic pergi dari planetnya. Sonic tinggal di lubang di bawah tanah. Bersama kursi malasnya, buku komik, radio. Ia tidak boleh menunjukkan dirinya. Atau, ia akan jadi buruan lagi. Hiburannya dibuat sendiri. Misalnya, main bisbol atau menonton film Speed dari jendela rumah Tom. Ya, Sonic mengenal Tom dari kejauhan. Ia sering memata-matai Tom dan keluarganya. Ia menjuluki Tom dengan sebutan Donut Lord. Tuan Donat.

Tapi situasi berubah ketika Tom bertemu Sonic. Saat itu Sonic sedang diburu Dr. Robotnik dan mencari tempat sembunyi. Tentu saja. Satu-satunya tempat yang ada di pikiran Sonic hanya rumah Tom Wachowski. Si Lord Donut.

Dari situ persahabatan mereka dimulai. Hingga pada akhirnya Sonic berhasil menemukan sahabat sejatinya. Dan Tom mendapatkan petualangan impiannya.

Tinggalkan Balasan