Birds of Prey

  • Ali 

Hari ini nggak masuk kerja gara-gara mau nonton Birds of Prey. Tapi emang sebenarnya badan lagi hangat, mata juga agak perih karena kelamaan di depan laptop. Jadi, alasannya sakit aja.

Lagi-lagi nonton sendirian, di Metropolitan XXI yang penontonnya bisa dihitung jari. Duduk paling depan di antara yang lain. Dan sukses nggak pergi toilet kayak waktu nonto Ip Man dan Doctor Sleep. Penasaran juga apa ada adegan post credit, jadinya keluar studio paling akhir. Tapi keburu nggak enak sama cleaning service yang udah nunggu, ya udah cabut aja. Jadi jangan tanya perihal post credit scene.

Setelah sempat dikecewakan sama Suicide Squad dan Justice League, DC sepertinya bakalan panen sukses lagi setelah Joker. Boleh dibilang Birds of Prey mengejutkan! Melebihi ekspektasi saya.

Tau sendiri, kelemahan dari Suicide Squad itu di jalan cerita yang membosankan dan plot berantakan. Sedangkan di Birds of Prey … ada ceritanya-lah. Lebih rapih dan gampang dicerna.

Birds of Prey rada mirip Deadpool. Deadpool 2 tepatnya. Ada naratornya, ada adegan sadisnya (lebih sadis Deadpool sih), ada squad-nya juga. Squad di Birds of Prey dibentuk di akhir film berdasarkan cerita yang dibangun dari awal. Di dalamnya ada Hauntress si pemanah crossbow, Black Canary si penyanyi, dan Renee Montoya si mantan polisi. Harley Quin nggak termasuk.

Alur cerita di bangun dari masing-masing anggota Birds of Prey, Harley Quinn dan Cassandra Cain si pencopet yang kesemuanya saling berkaitan dan berakhir dalam perang melawan Roman Sionis.

Sinopsis …. spoiler alert!

Harley Quinn baru saja putus dari Joker. Awalnya do’i nggak kasih tahu siapa-siapa. Pasalnya, status pacar Joker bikin do’i dihormati sekaligus ditakutin para penjahat. Lagi pula, kalau dikasih tau pun orang-orang nggak bakalan percaya. Do’i sempat drop. Tapi ide ledakin pabrik kimia bikin do’i semangat lagi. Do’i buang kalung inisial J buat ngelupain Joker dan menabrakkan truk tanki ke tanki pabrik kimia ACE Chemical.

Kalung J ditemukan Renee Montoya yang sedang menyelidiki kasus pembunuhan genk mafia Galante di sebuah kafe. Dari situ Montoya tahu Harley Quinn dan Joker sudah putus.

Sebenarnya Harley Quinn diam-diam ngefans sama Montoya. Atau lebih tepatnya merasa kasihan. Montoya itu detektif hebat, bisa mengungkap kasus-kasus besar. Tapi dia sama sekali tidak dihargai institusinya. Malah, orang lain yang dapat penghargaan.

Dalam kasus pembunuhan genk mafia Galante, Montoya punya teori sendiri. Dia memang belum tahu siapa pelakunya. Tapi saya sudah perkenalkan kamu si pelakunya sebagai Huntress.

Nama asli Huntress adalah Helena Bertinelli, anak dari keluarga mafia Bartinelli, satu-satunya yang selamat dari pembantaian oleh Stefano Galante. Helena yang pura-pura mati diselamatkan salah seorang anak buah Galante. Dia dibawa ke Italia dibesarkan oleh kakak-beradik pembunuh bayaran, lalu diajari bertarung dan kembali ke Gotham untuk balas dendam.

Bartinelli merupakan keluarga kaya raya di Gotham. Hartanya di simpan di suatu tempat yang bisa diakses lewat kode dalam sebuah berlian. Setelah kematian Galante, berlian itu jatuh ke tangan Roman Sionis atau yang lebih dikenal dengan Black Mask.

Roman Sionis merupakan anak pemilik perusahaan Janus Cosmetics. Salah satu keluarga kaya raya di Gotham. Hanya sedikit yang diceritakan tentang Roman, tapi Roman jelas ingin lepas dari bayang-bayang kesuksesan ayahnya. Dengan memiliki berlian Bartinelli, Roman berambisi menguasai Gotham. Orang-orang yang tidak mau berkerjasama dengannya akan mati. Seperti Keo, yang wajahnya dikuliti anak buah Roman.

Sialnya, berlian Bartinelli yang baru didapat dicopet sama Cassandra Cain, gadis cilik gemuk keturunan Asia. Sialnya lagi, Cassandra Cain tertangkap polisi. Cassandra menelan tersebut dalam perjalanannya menuju kantor polisi.

Cassandra Cain tinggal di flat, bertetanggaan dengan Black Cannary. Nama asli Black Cannary adalah Dinah Lance. Dinah bekerja sebagai penyanyi di klub milik Roman Sionis. Do’i punya suara bagus dan melengking sampai bisa memecahkan gelas. Tapi di balik itu dia juga seorang petarung. Mengetahui Dinah bisa bertarung, Sionis menjadikannya sebagai supir pengganti supir sebelumnya yang kakinya dipatah karena Harley Quinn.

Mengetahui berlian tersebut dicopet Cassandra, Dinah mencoba melindunginya dengan menghubungi Montoya dengan nomor tak dikenal. Tapi Cassandra sudah keburu diculik Harley Quinn.

Harley Quinn terpaksa menculik Cassandra sebagai syarat negosiasi melepaskan dirinya dari Roman yang ingin membunuhnya.

Roman Sionis memang dari dulu ingin menghasbisi Harley Quinn. Sebenarnya bukan hanya Roman yang menginginkannya, seluruh penjahat di Gotham ingin menghabisi Harley Quinn. Tapi karena Harley masih pacara sama Joker, tidak ada satu pun yang berani menyentuh Harley Quinn.

Kebersamaan Harley Quinn dan Cassandra membuat mereka semakin dekat. Harley Quinn tidak tega menyerahkan Cassandra pada Roman. Tapi dia punya rencana. Dia akan membawa Cassandara ke taman permainan, lalu memancing Roman pergi ke sana.

Black Cannary yang tahu keberadaan Cassandra lagi-lagi menghubungi Montoya. Sementara Huntress juga memburu Roman Sionis yang ternyata merupakan dalang dalam pembunuhan keluarganya.

Tinggalkan Balasan