Better After PSBB

  • Ali 

Hari ini PSBB Kota Bekasi resmi dimulai. Artinya, setidaknya saya harus mendekam di rumah 14 hari lagi. Tapi kali ini lebih serius. Ada hukuman buat yang melanggar.

Apa yang harus saya lakukan selama itu?

Yang sudah-sudah sih kebanyakan tidur dan makan. Padahal, sebelumnya saya sudah punya list of things to do. Daftar kegiatan. Tapi entah kenapa tiba-tiba jadi ambyar. Yang saya tahu bantal-guling itu begitu menggoda. Siapa tahu pas bangun tidur pandemik itu sudah usai. Smartphone dan film streaming juga menggoda. Main hape atau nonton streaming bikin waktu tidak terasa. Tau-tau udah maghrib aja.

Tapi saya harus serius kali ini. Setiap hari yang dilewati di masa PSBB harus ada manfaatnya. Atau, 14 hari ke depan akan menjadi sia-sia. Tidak kerja bukan berarti menganggur, bukan?

Saya harus mencontoh orang-orang ini, yang bisa berkarya selama di penjara.

  • Para ulama. Seperti Hamka, Ibnu Tayyimiah, dan sayyid Qutb. Selama dipenjara mereka menulis buku. Kalau dibuat daftar lebih panjang, ada lebih banyak ulama yang dipenjara yang menghasilkan karya.
  • Oscar Wilde, salah satu penulis favorit saya, menulis De Profundis di penjara. Fyi, saya baru tahu Wilde dipenjari setelah cari tahu di google. Anda bisa lihat daftar penulis lainnya di sini.
  • Supaya tidak terlalu panjang daftarnya, Andy Dufresne jadi yang terakhir. Andy ini tokoh fiksi di film The Shawsank Redemption. Ia dihukum penjara selama 40 tahun sebelum akhirnya bisa melarikan diri di tahun ke-20. Apa yang dilakukannya selama di penjara? Andy menyusun pembukuan di penjara. Ia juga mendirikan perpustakaan. Dan yang terpenting, ia sukses mengungkap kasus korupsi sang sipir.

PSBB bukan penjara. Seharusnya saya (kita) bisa lebih baik dari mereka. Anggap aja PSBB itu sebagai masa inkubasi. Seperti satu bulan puasa itu. Masa di mana kita melatih kesabaran.

Karena itu target dan rencana harus dibuat. Segera. Targetnya juga harus realistis. Yang bisa dicapai dalam waktu 14 hari, atau lebih baik jika itu berkelanjutan. Contohnya belajar menghapal al-qur’an, belajar photoshop, menanam hidroponik, dsb.

Kalau target saya …? Saya pikir turunin berat badan 5-7 kilo itu jadi target yang realistis.

<>

Tinggalkan Balasan